Kabut asap di Kalimantan dan Sumatera: cara membaca risikonya

Diperbarui

Kabut asap terjadi ketika partikel dan campuran polutan, termasuk dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengurangi kejernihan udara. Di Kalimantan, Riau, dan wilayah Sumatera lainnya, kondisi kering dapat meningkatkan risiko kebakaran serta mempersulit pemadaman. Namun, kemarau tidak otomatis berarti kabut asap sedang terjadi di setiap kota. Kondisi terkini harus diperiksa melalui pemantauan udara dan informasi resmi.

Mengapa asap dapat bertahan atau berpindah?

Pembakaran melepaskan partikel serta gas ke udara. Angin dapat membawa asap menjauhi sumbernya, sedangkan kondisi atmosfer yang menghambat pencampuran udara dapat membuat polutan menumpuk dekat permukaan. Karena itu, sebuah kota dapat terpapar asap meskipun sumber kebakarannya berada di tempat lain.

Hujan dapat membantu mengurangi sebagian partikel, tetapi pengaruhnya bergantung pada lokasi hujan, durasi, dan apakah sumber asap masih aktif. Hujan di satu lingkungan tidak membuktikan kebakaran sudah padam atau seluruh wilayah kembali memiliki udara bersih. Demikian pula, satu titik panas pada citra satelit perlu ditafsirkan bersama tingkat keyakinan dan pemeriksaan lapangan.

Bedakan kabut dan kabut asap

Kabut terbentuk dari tetesan air yang sangat kecil dekat permukaan. Kabut asap mengandung polutan dari pembakaran atau proses pencemaran lain. Keduanya dapat mengurangi jarak pandang, tetapi dampak dan cara penanganannya tidak sama. Bau, warna, atau foto langit saja tidak cukup untuk mengetahui kandungan polutan di udara.

Dalam penjelasan 24 November 2025, BMKG menyebut kebakaran hutan, pembakaran sampah, kendaraan, dan industri sebagai sumber partikulat. Artinya, kenaikan partikel di suatu kota tidak boleh langsung dianggap berasal dari karhutla tanpa informasi tambahan tentang sumber dan pergerakan polusi.

Membaca AQI dan PM2,5

PM2,5 merupakan istilah untuk kelompok partikel halus, sedangkan AQI adalah indeks untuk merangkum kondisi kualitas udara. Konsentrasi partikel dan angka indeks merupakan besaran berbeda. Sebelum membandingkan aplikasi, perhatikan skala yang digunakan, lokasi yang diwakili, waktu pembaruan, serta apakah data berasal dari pengamatan atau model.

InformasiYang diperiksa
Nama indeksUS AQI atau ISPU; jangan menyamakan angka antarskala
Waktu dataNilai terbaru atau ringkasan periode sebelumnya
LokasiTitik pengamatan atau wilayah yang diwakili model
Keterangan kategoriKelompok yang perlu mengurangi paparan dan aktivitas

Halaman kualitas udara Pekanbaru memakai skala US AQI dari data model. Angkanya tidak menggantikan pengamatan resmi pada stasiun setempat. Ikuti keterangan kategori dan perhatikan waktu datanya; jangan menganggap nilai yang belum diperbarui sebagai keadaan di depan rumah saat ini.

Menyesuaikan kegiatan

Indeks yang merangkum suatu periode tidak selalu berubah sejalan dengan konsentrasi partikel sesaat. Karena itu, penurunan singkat pada satu grafik belum tentu berarti paparan sepanjang kegiatan sudah rendah. Perhatikan tren pada data terbaru dan pilih informasi yang paling sesuai dengan lokasi serta lamanya aktivitas.

Kurangi kegiatan berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Pilih ruang dengan udara lebih bersih dan hindari menambah asap di dalam rumah melalui pembakaran. Anak-anak, lansia, dan orang dengan masalah jantung atau pernapasan perlu mengikuti anjuran kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing.

Untuk perjalanan, periksa juga cuaca Pekanbaru dan cuaca Palangka Raya. Angin serta hujan membantu menjelaskan kondisi lingkungan, tetapi prakiraan cuaca tidak memastikan jalan atau penerbangan tetap beroperasi. Konfirmasikan perubahan perjalanan kepada operator atau otoritas terkait.

Jangan mendekati sumber kebakaran untuk mengambil gambar. Laporkan melalui saluran resmi setempat dan ikuti arahan petugas. Bila muncul gangguan pernapasan yang berat, cari pertolongan medis; keputusan kesehatan tidak boleh hanya bergantung pada warna indeks di layar.

Cuaca saat ini di Pekanbaru

Kota Pekanbaru: 29,6 °C, Berawan sebagian.

Diperbarui 14/10/2026 10:00 WIB.

Baca juga

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah langit kembali biru berarti kualitas udara sudah baik?
Belum tentu. Sebagian partikel tidak mudah terlihat. Periksa pembaruan kualitas udara dan arahan setempat, bukan hanya warna langit.
Apakah AQI dan ISPU merupakan angka yang sama?
Tidak selalu. Sistem indeks, polutan, dan periode perhitungannya dapat berbeda. Bandingkan nilai hanya setelah memeriksa nama skala serta waktu datanya.